INILAH.COM, Pasuruan - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku sangat bangga akhirnya dapat bertemu dan berdialog dengan masyarakat Suku Tengger di lautan pasir Gunung Bromo, Sabtu (4/5/2013).
"Saya merasa bersyukur, merasa bahagia bisa bertemu dengan bapak ibu dalam suasana yang penuh dengan persaudaraan ini," ujar SBY dalam sambutannya saat temu wicara terbuka dengan masyarakat konservasi dan pelaku wisata di lautan pasir Gunung Bromo.
SBY sangat mengapresiasi karena selama ini Suku Tengger mampu menjaga tradisi dan budaya lokal. "Bukan hanya sektor wisata yang menjadi unggulan masyarakat di tempat ini (Gunung Bromo). Tapi semua mengenal, adalah nilai-nilai agama, nilai-nilai adat dan budaya yang dijunjung tinggi," jelasnya.
"Ini patut menjadi contoh. Di era globalisasi, di era yang serba modern ini, banyak sekali masyarakat di negeri kita dan di negara lain yang tidak pandai menjaga nilai agama, nilai budaya, nilai adat, tradisi dan semua yang justru menjadi kekuatan dan keunggulan kita," tandas SBY.
Presiden mengungkapkan, terjaganya kearifan lokal tersebut, patut diacungi jempol. "Saya terus mengikuti dan sekali lagi saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan. Karena bapak-bapak dan ibu-ibu tetap bisa melestarikan nilai-nilai agama, adat dan budaya ini," ungkapnya.[beritajatim.com]
Add to Cart