Rabu, 08 Mei 2013

Anak Ceriwis Bicara Kasar? Ini Pencegahannya


INILAH.COM, Jakarta- Para ibu senang ketika balita mereka perlahan-lahan bisa mengucapkan sepatah dua patah kata hingga akhirnya sepenuhnya lancar.

Tapi masalah baru muncul ketika mereka mengucapkan kata-kata kasar. Padahal seingat orang tua mereka tidak pernah mengajarkannya. Ingat, anak-anak mudah belajar dari apa yang mereka dengar dan apa yang mereka lihat.

Lalu bagaimana agar mereka tidak menyimpan kosakata kasar itu terlalu banyak dalam otak mereka?


Ingat, yang penting adalah komunikasi yang benar dan tepat. Jangan terburu-buru marah atau menghukum anak.

"Komunikasi adalah urat nadi dalam pengasuhan anak. Yang terpenting adalah lakukan dengan bahasa empati, bahasa jika kita berada dalam posisinya, bahasa yang memahami dan dipahami anak," ujar Erlik Isfandiari S.Pd, konsultan pendidikan sekaligus terapis keluarga beberapa waktu lalu.

Mengutip boldsky, beberapa tips yang bisa diterapkan agar si anak tidak ceriwis berkata-kata kotor.

Berhenti gunakan kata kotor

Ingat anak mengikuti apa yang dilihat dan didengar. Jadi langkah pertama adalah dari diri Anda sendiri karena anak menjadikan para orang tua model mereka. Anda setidaknya harus menjadi contoh yang baik bagi mereka.

"Ingat apa yang kita contohkan setiap hari kepada anak adalah itulah anak kita menjadi," tandas Erlik.

Perhatikan apa yang mereka tonton

Batasi anak dari menonton acara televisi apalagi jika tanpa pengawasan Anda sebagai orang tua. Ia akan mudah mengikuti tanpa mendapat penjelasan apakah yang ia tonton itu layak diikuti atau tidak.

Kenali teman-teman mereka

Terlibat dalam pergaulan mereka, untuk mengetahui bagaimana teman-teman mereka berperilaku, jika ada yang kurang baik Anda mungkin cukup menasehati untuk tidak mengikuti perilaku teman-temannya.

Tapi jika memang sudah kelewat tidak baik, maka batasi pergaulan anak dengan temannya itu.

Mengabaikan

Menjadi cepat bereaksi apalagi dengan kemarahan mungkin bukan cara yang baik. Sebaliknya bersabarlah dan lihat apakah mereka akan mengulangi lagi. Jika Anda cepat meledak, mungkin ia akan menikmati reaksi Anda dan mengulanginya lagi.

Jelaskan bahwa itu buruk

Bicaralah pada mereka bahwa sesuatu yang buruk yang mereka dengar itu tidak baik untuk diikuti dan jelaskan mengapa itu tidak baik. Misalnya ini bisa menyakiti orang lain.

Gunakan kata-kata yang tepat

Semua pada akhirnya berpulang kepada Anda. Gunakan kata-kata yang tepat dan baik agar anak pun memiliki contoh yang baik untuk diikuti. [mor]


Add to Cart