INILAH.COM, Jakarta - Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) X Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) hanya dikuti 58 pemilik suara sah. Cabang olahraga Squash dicoret hak suaranya.
Ditegaskan oleh Ketua Panitia Pelaksana Erizal Azhar, pencoretan tersebut disebaban karena masa jabatan Ketua Umum Squash sudah lebih dari enam bulan. Jadi, Squash hanya bertindak sebagai peninjau pada Musoprov yang digelar di Hotel Mercure, Jakarta, Sabtu (6/4/2013) WIB.
"Cabor itu masa baktinya sudah habis. Jadi, Cabor ini hanya akan menjadi peninjau saja," ujar Ketua Panitia Pelaksana, Erizal Azhar di kantor KONI DKI Jakarta, Jumat (5/4).
Dijabarkan Erizal, dengan dicoretnya Squash dari daftar pemilih, maka saat ini hanya tinggal 58 pemilik suara sah yang terdiri dari, 43 peserta berasal dari Pengprov cabang olahraga, tujuh peserta dari badan fungsional, enam peserta dari KONI wilayah, ditambah satu suara dari KONI Pusat dan satu suara dari KONI Pengprov.
“Sebenarnya jumlah peserta yang memiliki hak untuk hadir di Musorprov ada 59, tetapi Squash tidak memenuhi syarat, akhirnya kita coret," ia menjelaskan.
Dalam Musorprov nanti, dua orang bakal calon telah lolos dalam verifikasi dan siap maju dalam pemilihan Ketum KONI DKI Jakarta, mereka adalah, Winny Erwindia dan Yudhi Suyoto.
Erizal menghimbau kepada pasa peserta Musorprov untuk mematuhi aturan yang berlaku dalam pemilihan nanti. Hal ini agar Musorprov berlangsung dengan baik dan lancar.
Add to Cart