Sabtu, 27 April 2013

Menpora Buka Equastrian Jateng Master


INILAH.COM, Salatiga - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, membuka Equastrian Jateng Master 2013 di lapangan Desa Tegal Waton, Kota Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (27/4/2013) siang WIB.

Dalam sambutannya, Menpora mengatakan saat ini kesempatan bagi Jawa Tengah yang membanggakan menjadi tuan rumah Jateng Master dan mencetak atlet terbaik di olahraga berkuda. Dia berharap para atlet meningkatkan prestasinya dan terus berjuang.

"Pesan saya, semoga dengan Jateng Master, Eqina yang berada di bawah Pordasi dapat berjaya. Kita punya satu tekad, satu semangat, toh kalau kita keluar benderanya satu, Indonesia," ujarnya, seperti dilansir situs resmi Kemenpora.

Menpora mengakui jika equastrian bukan olahraga murah. Dan Kemenpora siap bekerjasama dengan baik. "Silahkan terus bertanding, selamat berprestasi," katanya.

Menyikapi persoalan dualisme organisasi cabang berkuda, antara Eqina (Equastrian Indonesia) dan EFI (Equestrian Federation of Indonesia), Menpora mengatakan tidak ada pembedaan. "Semua anak-anak olahraga tidak ada yang dianakemaskan, semua membela satu nama, Indonesia," katanya.

Sebelumnya dalam upacara pembukaan itu, Ketua Umum Eqina, Jose Rizal Partokusumo, mengatakan bahwa event ini diikuti 80 ekor kuda, dimana sebanyak 50 diantaranya dikirim dari Jakarta, 50 kuda, 75 atlet dan lebih 200 number dari entry pertandingan, 19 klub.

"Mungkin bisa menyamakan event PON. Muudah-mudahan eksistensi Equastrian ini semakin baik. Apalagi semua yang berpotensi ada di daerah. Apa yang dilakukan ke depan untuk bangsa dan negara," kata Jose.


Add to Cart