INILAH.COM, Jakarta – Juara dunia kelas bulu IBO, Daud Yordan, bakal hijrah ke kelas ringan (61 kilogram) usai menjalani pertarungan lawan petinju asal Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka.
Cino, julukan Daud, akan menjalani pertarungan lawan Vetyeka di Stadion Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, Minggu (14/4/13).
Berat Daud kini sudah mencapai 57kg atau batas tertinggi kelas bulu. Setelah bertahun-tahun berlaga di kelas ini, petinju asal Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, itu mencari tantangan baru.
“Saya sudah berkecimpung di kelas bulu hampir delapan tahun. Kini saya ingin naik kelas karena ingin mendapat lawan tanding yang lebih hebat lagi,” kata Daud di Parkir Timur Senayan usai menjalani public workout, Kamis (11/4/2013) siang.
Daud memiliki rekor bertarung 30 kali menang, 23 diantaranya menang KO dan dua kali mengalami kekalahan. Petinju berusia 25 tahun itu cukup yakin bisa menambah catatan kemenangannya lewat laga ini sekaligus mempertahankan gelarnya.
“Saya optimistis kalahkan Simpiwe. Kalau nanti saya kembali menang, akan saya persembahkan untuk rakyat Indonesia,” dia menuturkan.
Untuk menghadapi petinju Afrika Selatan tersebut, Daud akan mencari kemenangan di setiap ronde. Namun dia juga berharap kembali mendapatkan kemenangan KO.
“Saya fokus untuk meraih poin di setiap ronde. Kalau masalah menang KO merupakan hal yang tidak bisa diduga. Dating dengan sendirinya,” pungkasnya.
Selain Daud, super champion kelas bulu WBA, Chris John, juga akan bertarung mempertahankan gelarnya melawan Satoshi Hosono (Jepang) pada tempat dan hari yang sama.[yob]
Add to Cart