Sabtu, 23 Maret 2013

Hatta Dukung Spirit Cinta Alam di Bukit Wartawan


INILAH.COM, Jakarta - Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan berencana membuka camp pencinta, pemerhati, pengamat dan perawat lingkungan di Bukit Wartawan, Telaga Menjer, Wonosobo, Jawa Tengah pada Minggu (24/3/2013) besok.

Bukit Wartawan didirikan lima tahun silam sebagai penanda spirit para jurnalis disaat merayakan Hari Pers Nasional (HPN) di Semarang tahun 2008 lalu. Di bukit itulah ribuan pohon konservasi ditanam oleh para kuli laptop dan kuli kamera.

“Saya bangga, jurnalis tak sekedar mengkritik kerusakan lingkungan dan punahnya aneka vegatasi. Tetapi, secara konkret dan nyata, melakukan aksi penanaman pohon, membuat monumen bukit wartawan, dan sekaligus menancapkan spirit cinta lingkungan,” kata Hatta, Sabtu (23/3/2013).

Kemah yang diikuti sekitar 270 peserta yang berasal dari unsur pencinta alam, penggerak lingkungan, mahasiswa, wartawan, organisasi sosial kemasyarakatan ini menjadi sangat unik. Pasalnya selain melakukan penanaman pohon, kerja bakti pembersihan Telaga Menjer, juga diisi dengan workshop bertema lingkungan.

Program Director Djarum Foundation, Primadi M Serad mengatakan, workshop yang diselanggarakan mencakup dua sasaran, pertama, menginspirasi akan penting. Kedua, mengajarkan bagaimana memberdayakan setiap jengkal tanah untuk pohon.

"Bagi Djarum Foundation, edukasi lingkungan semacam ini sudah dilakukan sejak tahun 1989, dan secara konsisten dijalankan hingga saat ini,” kata Primadi.

Dijelaskan Primadi, wonosobo dipilih sebagai daerah diselenggarakan kegiatan ini karena bukit Wartawan sebagai bukit konservasi untuk water catching area hanya ada di Wonosobo. "Bahkan bupati Wonosobo H Kholiq Arif juga mantan wartawan," ungkap Primadi.

Sementara itu, Bupati Wonosobo, Kholiq Arif mengatakan, selama ini dirinya menggunakan istilah “pohon”, “menanam”, dan “lingkungan” sebagai sarana untuk menjangkau apa saja. Tembok-tembok perbedaan, sekat-sekat konflik, barikade aliran, semua bisa diterobos dengan tiga password di atas.

“Menanam pohon, mencintai lingkungan, bersahabat dengan alam itu menjadi kata kunci bagi saya. Karena itu, di Wonosobo saya punya Bukit Pramuka, Bukit Wartawan, Bukit Volkwagen, dan lainnya, yang menjadi monumen yang lebih bermakna bagi anak cucu kita,” ujar Kholiq Arif.

Dirinya mengakui sangat respek dengan program Djarum Trees For Life yang mencubit kembali spirit menanam di Bukit Wartawan. Dia pun menyebut, Djarum sangat konsisten dengan program pro lingkungan yang merupakan kerjasama Pemkab Wonosobo, Kemenhut RI, dan Djarum Foundation ini. [mes]


Add to Cart