INILAH.COM, Jakarta - Direktur PT Asanusa Indonesia Paulus David Nelwan atau yang biasa disapa Paul Nelwan membenarkan dirinya sebagai orang yang mengenalkan Wafid Muharram kepada para pengusaha yang dikenalnya.
Namun, Paul berusaha berkelit membantah upaya pengenalan tersebut berkaitan dengan proyek pembangunan Hambalang, Jawa Barat. Dia mengelak mempunyai andil penting untuk meloloskan pihak perusahaan yang dikenalkannya untuk menggarap proyek bernilai Rp2,5 triliun.
"Kalau saya memperkenalkan itu hal yang biasa ya. Saya kenalin mereka (pengusaha kepada Wafid), minta tolong ya saya kenalin. Selanjutnya ya urusuan mereka," kata Paul usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jakarta, Selasa (12/2/2013).
Paul yang mengakui sangat dekat dengan Ketua Pejabat Pembuat Komitmen proyek Hambalang Dedy Kusdinar sejak lama tersebut pun mengklaim, dirinya hanya mengenalkan para pengusaha dengan pihak Kemenpora. “DPR tidak ada. Kemenpora saja. Saya hanya memperkenalkan dari beberapa pihak,“ imbuhnya.
Dia pun berusaha membantah, dengan usahanya mengenalkan melalui pertemuan secara langsung itu dikatakan sebagai penghubung untuk melancarkan proyek.
“Bukan menghubungkan ya memperkenalkan tolong digaris bawahi ya jangan salah. Mereka minta dikenalin sama Pak Wafid saya kenalin selanjutnya urus sendiri ya,“ kilahnya kembali.
Pada persidangan perkara Wisma Atlet, terungkap jika Paul ikut mengurusi proyek tersebut. Dia juga disebut terlibat mengurusi proyek Hambalang. Melalui Wafid, Paul diduga sebagai salah seorang yang menghubungkan perusahaan subkontraktor dengan PT Adhi Karya, selaku perusahaan pemenang tender.
Ketika ditanya pihak perusahaan mana saja yang sudah ia kenalkan kepada Wafid, Paul mengaku lupa. "Aduh banyak, saya lupa. Tapi ada beberapa rekanan (yang masuk subkontraktor Hambalang)," imbuhnya.
Mindo Rosalina Manullang, mantan Direktur Marketing Permai Group pada persidangan Angelina Sondakh, pernah mengatakan jika proyek Wisma Atlet dan Hambalang telah diurus oleh Wafid dan Paul, Termasuk yang mengurus ke DPR.
Meski begitu, Paul lagi-lagi membantahnya. Orang yang telah mengenal Wafid sejak tahun 2002 ini, justru mengklaim tak pernah melakukan pertemuan dengan anggota DPR terkait Hambalang. [tjs]
Add to Cart