Selasa, 19 Februari 2013

Menpora Dukung Justian Pimpin BWF


INILAH.COM, Jakarta - Langkah Justian Suhandinata mencalonkan diri sebagai persiden Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) mendapat dukungan penuh dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo.


Justian, yang saat ini menjadi anggota dewan BWF, mencalonkan diri pada pemilihan yang akan digelar pada 18 Mei 2013 di Kuala Lumpur, Malaysia.


“Secara institusi maupun pribadi, saya mendukung penuh pencalonan Bapak Justian Suhandinata sebagai Presiden BWF,” ujar Menpora usai menemui Justian di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta, Selasa (9/2/13).


“Saya sudah membaca profil serta visi-misi beliau, strategi yang dilakukan juga bagus, banyak dukungan dari PB (Pengurus Besar), negara-negara tetangga, dan pihak-pihak lainnya,” ia menambahkan.


Untuk mendukung langkah Justian, Kemenpora akan melakukan komunikasi negara-negara yang potensial meningkatkan jumlah dukungan untuk Justian.


“Saya bicara apa adanya, seandainya Kemenpora tidak bisa memberi dukungan secara finansial, kami akan memberi dukungan dalam bentuk lain, termasuk komunikasi ke negara-negara terkait dan lain sebagainya.”


“Kami tentunya akan memanfaatkan hubungan baik dengan para duta besar, contohnya saya sudah menghubungi sejumlah dubes, bahkan Dubes Bulgaria langsung memberikan respon,” katanya.


Sebelum Menpora, Justian juga sudah melakukan safari kunjungan ke sejumlah pihak, seperti ketua umum PB PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) Gita Wirjawan, KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), KOI (Komite Olimpiade Indonesia) dan mantan-mantan atlet bulu tangkis Indonesia.


Dalam acara tersebut hadir pula Ivana Lie (Staf Khusus Bidang Olah Raga Kemenpora), Koesdarto Pramono (Sekretaris Jenderal PBSI) serta Juniarto Suhandinata (Kasubid BWF dan BAC PBSI) yang juga merupakan adik kandung Justian.


Justian akan menggandeng Paisan Rangsikitpho, wakil presiden Asosiasi Bulutangkis Amerika Serikat (USBA).


Pesaing Justian sejauh ini adalah mantan peraih medali emas tunggal putra Olimpiade Atlanta 1996, Poul Erik Hoyer Larsen, dari Denmark, serta presiden Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) Sri Mohd Nadzmi Mohd Salleh.[ant/yob]


Add to Cart