Sabtu, 12 Januari 2013

Tak Dukung Surya Paloh, Saiful Cs Dipecat


INILAH.COM, Jakarta - Pemecatan Saiful Haq dari Sekretaris Jenderal Garda Pemuda Nasional Demokrat (GPND) dan pembekuan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah GPND Jakarta dilakukan berdasarkan mekanisme dan aturan organisasi. Hal itu diputuskan melalui rapat pleno DPP GPND, pada 7 Januari 2013.

"Saudara Saiful Haq telah melakukan pembangkangan organisasi. Dia melakukan komunikasi, menggelar pertemuan dengan DPW-DPW tanpa persetujuan pimpinan lainnya. Sementara, DPW DKI menjadi pihak yang menyebarkan undangan tersebut. Tindakan saudara Saiful dan penggunaan kop surat dalam surat undangan yang disebar DPW DKI tanpa seizin ketua merupakan tindakan insubordinasi organisasi," kata Ketua Bidang Organisasi DPP GPND, Ivenhoe Semen, kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (12/1/2013).

Dia mengatakan, pemecatan Saiful dan beberapa anggota GPND dilakukan atas pembangkangan mereka atas sikap resmi DPP GPND yang mendukung pencalonan Surya Paloh sebagai ketua umum DPP Partai Nasdem pada kongres yang akan digelar tidak lama lagi. Sikap ini diputuskan dalam rapat pleno 7 Januari 2013, yang merupakan tindak lanjut atas hasil rapat pimpinan harian DPP GPND 7 Desember 2012.

"Keputusan pemecatan dan pembekuan bukan perintah ketua GPND, Saudara Martin Manurung, melainkan keputusan rapat resmi. Saudara Saiful memang tidak hadir dalam rapat, tapi undangan untuk dia sudah dikirim," katanya.

Beredar kabar penolakan Saiful terhadap keputusan GPND karena dia mendukung calon lain. Sementara komunikasi yang dibangun Saiful bersama DPW GPND DKI dengan pengurus DPW-DPW dinilai bagian dari upaya untuk menguatkan dukungan tersebut.

Sejauh ini ada beberapa nama yang bakal bertarung memperebutkan kursi ketua umum Partai Nasdem. Yaitu Surya Paloh, Harry Tanoesudibjo, Endriartono Sutarto dan Rio Patrice Capella (ketua umum saat ini). Dari nama-nama tersebut, Surya Paloh dan Hary Tanoe disebut-sebut bakal bersaing keras, karena keduanya paling banyak memberikan donasi terhadap partai. Di lain hal, Surya Paloh takut kalah pengaruh dari Hary Tanoe.

"Saudara Saiful tentu punya calon yang didukung. Tapi saya tidak bisa bilang dia orangnya Hary Tanoe. Pemecatan dan pembekuan ini bukan bagian dari pertarungan Surya Paloh dan Hary Tanoe. Ini juga bukan perintah Surya Paloh," bebernya.[jat]


Add to Cart