Jumat, 25 Januari 2013

Makan dengan Sendok Kecil Cegah Penumpukan Lemak


INILAH.COM, Jakarta- Karena terlalu sibuknya, para pegawai kantoran bahkan tidak memanfaatkan jam istirahat mereka untuk makan di luar kantor.

Sebaliknya mereka memilih tetap di meja kerja mereka, menunggu pesanan makanan datang atau membuka bekal dan makan siang sambil tetap melanjutkan pekerjaan atau melakukan kegiatan santai lainnya.

Padahal, dengan berjalan ke luar kantor untuk ke kantin atau warung makan dan melakukan interaksi dengan rekan kantor setelahnya, ini bisa membantu tubuh mencerna makanan dan akhirnya lemak pun tidak menumpuk karena tubuh mendapat gerakan.

Untuk mencegah lemak banyak menumpuk karena kuranganya gerakan, padahal tugas kantor masih menumpuk, tim sebuah penelitian menyarankan agar mereka yang terpaksa makan di meja kerja mereka untuk menggunakan sendok kecil untuk makan.

Penggunaan sendok kecil atau alat makan lainnya yang berukuran kecil, nyatanya ditemukan bisa mengurangi asupan makanan setidaknya 30 persen.

Temuan setelah tim dari Universitas Wageningen di Belanda melakukan percobaan terhadap sekelompok orang yang diminta menikmati sup sambil mereka menonton film kartun selama 15 menit.

Dua kelompok diminta menggunakan sendok kecil dan sendok besar untuk menikmati sup mereka. Sementara kelompok lainnya dipersilakan mengambil ukuran sendok apa saja yang mereka suka.

Semua kelompok bisa makan sebanyak yang mereka inginkan dan kemudian diminta untuk memperkirakan berapa banyak yang mereka makan.

Para peneliti menemukan, kelompok yang mengenakan sendok kecil untuk makan sup ternyata memiliki memiliki 30 persen lebih kecil dari jumlah yang dimakan oleh dua kelompok lainnya.

Gangguan selama makan bisa mempengaruhi peningkatan jumlah makanan yang mereka makan. Tapi meski terganggu, bahkan kelompok dengan menggunakan sendok yang kecil memiliki kemampuan makan yang lebih sedikit dibanding kelompok lain.

Cara ini dipastikan tidak akan mendapat persetujuan dari menteri kesehatan setempat. Menkes Anna Soubry menilai makan siang di meja kerja adalah hal sangat menjijikkan.

Bahkan, katanya, pegawai yang sangat sibuk pun tidak boleh makan di meja kerja sambil terus bekerja. Mereka harus memanfaatkan waktu istirahat mereka untuk keluar makan siang dan menikmati makanan mereka.

Penelitian menunjukkan sekitar 60% pekerja makan siang di meja kerja dan mengaku seringkali bersalah jika harus meninggalkan kantor selama satu jam.

Penelitian sudah dipublikasikan dalam jurnal PLUS ONE. Seperti dikutip dari dailymail.co.uk [mor]


Add to Cart