Rabu, 09 Januari 2013

Indonesia Warriors Kembali Targetkan Juara ABL


INILAH.COM, Jakarta - Setelah pada berhasil menjadi juaara Liga Basket ASEAN (ABL), Indonesia Warriors kembali menargetkan meraih gelar juara di musim ini.

"Kami ingin menjadi tim pertama dalam sejarah ABL yang menjadi juara dua kali berturut-turut," kata Chairman Warriors, Handy P. Soetodjo dalam jumpa pers perkenalan tim dan kostum musim 2013 di Jakarta, Rabu (9/1/2013).

Menghadapi musim keempat ABL, Warriors mempertahankan beberapa pemain kunci mereka seperti Steve Thomas (Amerika Serikat), Jerick Uy Canada (Filipina) dan Stanley Pringle (Filipina).

Selain itu dari jajaran pemain lokal juga masih bertahan beberapa skuad juara ABL 2012 seperti Mario Wuysang, Amin Prihantono, Donny Ristanto serta Christian Ronaldo Sitepu.

Pelatih Warriors, John Todd Purves yang tahun lalu membawa tim ini menjadi juara ABL, mengatakan dengan mempertahankan pemain lama diharapkan kekuatan tim tidak banyak berubah dari musim sebelumnya.

"Dengan bertahannya beberapa pemain lama, serta masuknya pemain baru seperti Indrajaya dan Chris, jelas akan memperkuat kekuatan kita di sisi defensif," ujar dia.

Warriors akan melakoni laga pembuka ABL 2013 saat menjamu tim lawan mereka di partai final musim lalu, San Miguel Beermen asal Filipina, pada hari Jumat (11/1/2013) di Mahaka Square Sportsmall, Kelapa Gading, Jakarta.

Selain mempertahankan skuad lama, Warriors juga mendatangkan beberapa pemain baru baik lokal maupun asing. Di jajaran pemain lokal terdapat dua nama baru yang sudah dipastikan bergabung, yaitu mantan pemain CLS Knights Surabaya, Agustinus Indrajaya dan pemain muda asal Aceh berusia 19 tahun, Teuku Rahmad Iqbal.

Sementara itu beberapa pemain asing baru yang bergabung adalah Chris Daniels (AS), Richard Smith (Filipina) dan John Smith (Filipina). Smith, diboyong dari salah satu rival mereka di ABL, Saigon Heat dari Vietnam, untuk mengisi lubang yang ditinggalkan akibat cederanya Pringle.

Selain itu, terdapat juga satu pemain yang didatangkan dengan menggunakan aturan baru ABL, yaitu "Heritage Player" atau pemain keturunan, Swen de Ruijter asal Belanda.


Add to Cart