Jumat, 11 Januari 2013

Dahlan Diminta Tanggung Jawab Soal FSRU


INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Effendi Simbolon meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan bertanggung jawab atas penghentian pembangunan terminal gas terapung atau Floating Storage Regasification Unit (FSRU) di Belawan, Sumatera Utara.

"Dia (Dahlan.red) yang harus bertanggung jawab," ujarnya di Jakarta, Jumat (11/1/2013).

Effendi sudah bertemu Dahlan di sebuah hotel yang ada di Jakarta. Ia bertanya soal pemberhentian pembangunan FSRU.

Ia heran karena pembangunan FSRU merupakan ide Dahlan. "Dia yang memunculkan, dia juga yang membatalkan," ucap politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.

Ia menilai Dahlan sedang mencari popularitas. Sebelumnya, mantan direktur utama Perusahaan Listrik Negara tersebut juga mencari perhatian publik dengan melontarkan isu pemerasan anggota Dewan terhadap BUMN.

Effendi juga heran kepada para buruh di Sumatera Utara yang tidak protes atas pembatalan FRSU itu.

Pembatalan dan pemindahan pembangunan terminal gas terapung atau Floating Storage Regasification Unit (FSRU) dari Belawan, Sumatera Utara ke Lampung mengakibatkan krisis gas di Sumatera Utara yang sampai sekarang masih belum teratasi. [ton]


Add to Cart