INILAH.COM, London - Usia Mark Webber memang sudah tak muda lagi. Namun, pembalap Red Bull itu enggan pensiun dan masih ingin bersaing dengan Sebastian Vettel.
Webber yang kini berusia 36 tahun akan jadi driver F1 tertua musim depan setelah Michael Schumacher dan Pedro de la Rosa tak lagi berkiprah di olahraga adu balap jet darat itu. Meski termasuk salah satu pebalap senior, karier Webber sebenarnya tak begitu cemerlang.
Nama Webber baru benar-benar menanjak setelah Red Bull Racing merajai F1 dalam tiga musim terakhir. Sayangnya, Webber seolah mendapat peran pebalap nomor dua, di belakang anak emas Red Bull, Sebastian Vettel.
Bisa jadi rasa penasaran akan titel juara dunia yang membuatnya terus termotivasi untuk membalap dan belum memikirkan untuk gantung helm. Sejak debutnya di Minardi tahun 2002, Webber memang baru meraih sembilan kemenangan.
"Saya tak berada di awal karier dan saya tahu itu. Saya kini tengah menuju penghujung karier saya," ujar Webber seperti diwartakan Autosport.
"Tujuan saya adalah selalu tampil di setiap musim. Saya sudah bersaing untuk menjadi juara dunia dan saya punya beberapa memori yang bagus dan juga sangat spesial dalam beberapa tahun terakhir," lanjutnya.
"Soal puncak karier itu relatif. Anda harus bisa menempatkannya secara bersama. Dan Anda harus jujur dengan diri Anda sendiri dan bilang 'lihat kawan, inilah saatnya (pensiun)'. Saya merasa saat ini belum waktunya," ia memungkasi.[yob]
Add to Cart