INILAH.COM, Shenzen - Ganda campura Indonesia di Grup A ganda campuran BWF Super Series Finals 2012, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, tumbang di tangan Sudket Prapakarnol/Saralee Thoungthongkam.
Pada turnamen yang digelar di Shenzen, Cina, itu, Tontowi/Liliyana tumbang lewat rubber set 21-19 14-21 14-21 pada laga perdana fase grup, Rabu (12/12/12).
Pertarungan ketat terjadi di set pertama. Kejar mengejar poin terjadi dengan selisih yang tak pernah lebih dari tiga. Pasangan Merah-Putih akhirnya menutup set pertama dengan 21-19.
Sayang, permainan spartan yang ditunjukkan Tontowi/Liliyana tidak bertahan di set kedua. Sudket/Saralee langsung unggul 5-0. Kedudukan ini sempat diperkecil oleh pasangan Indonesia 9-7 namun Sudket/Saralee kembali tancap gas dan unggul 19-11. Tontowi/Liliyana akhirnya menyerah 14-21.
Kejar mengejar poin kembali terjadi di set ketiga. Hingga poin 13-13, masing-masing tim tak pernah unggul atas lawannya lebih dari dua poin. Namun stamina ganda Indonesia rupanya hanya sampai di sini. Sudket/Saralee menjauh 16-13. Pasangan Indonesia akhirnya harus mengakui lawannya dengan skor 14-21.
Di laga lain di Grup A, pasangan Cina, Xu Chen/Ma Jin berhasil menang Walkover (WO) atas pasangan KOrea Selatan, Yoo Yeon Seong/Ye Na Jang. Untuk sementara, Xu Chen/Ma Jin memimpin Grup A. Tontowi/Lilyana berada di peringkat tiga.
Pasangan ganda campuran Indonesia lainnya, Muhamad Rijal/Debby Susanto akan bertanding malam nanti. Rijal/Debby tergabung di Grup B. Mereka akan menghadapi pasangan Malaysia, Peng Soon Chan/Liu Ying Goh.
Indonesia hanya menempatkan dua wakilnya di turnamen penutup tahun BWF ini. Peserta Super Series Finals ditentukan oleh perolehan poin dan jumlah keikutsertaan masing-masing pemain/pasangan dari 12 rangkaian super series yang telah digelar sebelumnya di 11 negara, yakni secara berurutan Korea Selatan, Malaysia, Inggris, India, Indonesia, Singapura, Cina, Jepang, Denmark, Prancis, Cina dan Hongkong.[yob]
Add to Cart