Jumat, 14 Desember 2012

Konsumsi BBM Terbaik Ford Focus 14,6 km/liter


Denpasar, KompasOtomotif -  Ford Motor Indonesia (FMI) kembali menggelar irit bahan bakar khusus untuk wartawan. Kali ini untuk Focus dengan tema All-New Focus Fuel Efficiency Challenge Road Test, Chasing The Sun. 


"Kami mengajak media membukti konsumsi bahan bakar Focus dengan lomba irit, mulai dari matahari terbit hingga terbenam," jelas Bagus Susanto, Managing Director FMI.



Ford menggunakan 4 unit hatchback dan 3 unit sedan dengan transmisi otomatis dengan setiap mobil diisi 3 orang. Juri didatangkan dari BTMP-BPPT. Untuk bahan bakar, digunakan bensin dengan oktan 92.


 
Untuk mencegah kecurangan, tutup tangki bensin di disegel. Begitu juga dengan tombol AC,mikrofon untuk perintah suara (voice command). Pengukuran konsumsi dilakukan dengan mengisi tangki dari penuh saat berangkat dan diisi kembali penuh di finis. 



Macet
Sesuai dengan tema, peserta dilepas saat matahari terbit di Sanur menuju pemberhentian pertama di Kintamani berjarak 66 km. KompasOtomotif mendapat Focus hatchback. Saat start, pedal gas diinjak perlahan hingga mesin bekerja pada torsi optimal, 1.500-2.000 rpm.



Kemacetan menghadang di setiap persimpangan. Menuju luar kota, jalanan mulai menanjak. Lalu lintas yang ramai menambah kesulitan melaju pada kecapatan paling efisien. Posisi gigi tidak pernah sampai 6 (paling tinggi). 


Sampai di Bangli banyak tanjakan tajam dan berliku. Berdasarkan informasi di layar panel meter, konsumsi paling irit adalah dengan menggunakan mode sport (manual). Perpindahan gigi baru bisa dilakukan setelah mesin bekerja pada 2.000 rpm.



Meluncur
Dari Kintamani, perjalanan dilanjutkan ke Bedugul berjarak 85 km. Siksaan jalan menanjak berakhir, berganti dengan turunan. Kondisi ini memungkinkan mobil bergulir sendiri tanpa menginjak pedal gas. Karena ramai, mobil hanya bisa dikebut hingga 60 kpj. Keceriaan tersebut harus disudahi, 20 km menjelang Bedugul dengan tanjakan semakin berat. 



Mengemudi dengan efisien baru bisa dilakukan setelahBedugul menuju finis di Tanah Lot (63 km). Jalanan penuh dengan turunan. Tanpa menginjak pedal gas, mobil meluncur pada kecepatan 100 kpj.

Suspensi dan rem yang bekerja dengan mantap menambah kepercayaan diri untuk memacu mobil dengan optimal, Rombongan harus meningkatkan kewaspadaan di Bedugul yang diseliput kabut tebal dan guyuran hujan.



Pengukuran
Di finis, peserta disambut oleh tim BTMP-BPPT. Mobil langsung masuk parkir dan diisi ulang di area yang sudah ditentukan. Pengisian menggunakan alat ukur yang sudah dikalibrasi. Dari hasil pengisian ulang, konsumsi paling irit 14,619 kpl (sedan) dan paling boros 11,926 kpl (hatchback). KompasOtomotif paling irit  jenis hatchback dengan 14,080 kpl.












































Model



Konsumsi
km/liter 



Kecepatan
rata-rata km/jam



Bobot


penumpang
 (kg)



Waktu tempuh
 efektif (jam)



Sedan1



14,619



39,3



216,9



5,27



Hatchback2



14,08



43,77



237,8



4,68



Sedan 3



13,244



34,79



239,9



5,95



Hatchback4



12,841



37,62



240,7



5,45



Sedan 5



13,588



33,32



214,9



6,18



Hatchback6



11,926



43,77



248,5



4,68



Hatchback7



13,303



42,35



239,1



4,82




Add to Cart