INILAH, Bandung- Stopper Persib asal Kamerun, Abanda Herman terpaksa tidak ikut bergabung pada latihan rutin yang digelar di Stadion Siliwangi Kota Bandung, Jumat (28/12). Abanda terlihat hanya berlari dan duduk di belakang gawang.
Menurut keterangan dari dokter tim Persib, Bandung Rafi Ghani, Abanda terpaksa harus duduk melihat rekannya berlatih karena mengeluhkan rasa nyeri di kaki kirinya akibat infeksi di sela-sela jari kelingking dan jari manis.
"Abanda ada infeksi di sela jari di kaki kirinya. Jadi kalau ada tekanan dan sentuhan bola akan terasa nyeri," kata Rafi saat ditemui di Stadion Siliwangi Kota Bandung, Jumat (28/12).
Selain itu, tak bergabungnya Abanda untuk menjaga agar infeksinya tidak menjadi semakin parah dan melebar. Untuk saat ini, stopper Kamerun itu harus diberikan obat antibiotik selama beberapa hari.
"Harus dikasih obat antibiotik mudah-mudahan bisa cepat sembuh dan bisa ikut latihan lagi," paparnya.
Kendati demikian, apabila kedepan infeksinya tak kunjung sembuh, Rafi mengaku akan mengambil tindakan khusus agar lukanya cepat mengering. Ketika ditanya apakah luka tersebut perlu dilakukan tindakan operasi, Rafi menampik hal tersebut.
"Sepertinya tidak perlu sampai operasi. Biasanya dikerok saja," ungkapnya.
Rafi juga mengimbau kepada mantan striker Kamerun tersebut untuk selalu menjaga kebersihan kakinya yang menjadi modal untuk seluruh pemain sepakbola di dunia. "Kalau habis dari air, jangan biarkan air kering di kaki, harus langsung di keringkan. Biasanya itu malah menghambat penyembuhan," tegasnya.[ang]
Add to Cart