INILAH.COM, Berno - Kegagalan tim-tim baru Formula 1 untuk menembus 10 besar dalam tiga tahun terakhir ditanggapi positif oleh pemilik tim Marussia, Graeme Lowdon.
Marussi, Caterham dan HRT, telah bergabung dengan F1 sejak 2010, dengan nama yang berbeda-beda. Sejak itu pula, tak satupun yang berhasil mencetak poin dalam 58 seri yang telah diikuti.
Alih-alih menganggapnya sebagai sesuatu yang negatif, Lowdon justru melihat hal tersebut sebagai bukti betapa majunya Formula 1 sebagai sebuah olahraga.
“Kami tak sanggup mencetak satu poin pun dalam tiga tahun terakhir, tetapi saya rasa itu bukanlah hal yang buruk. Kami berada di puncak kecanggihan industri. Justru akan buruk citranya kalau kami bisa begitu saja bergabung dan mendominasi,” ujarnya seperti dinukil Autosport.
Tetapi Lowdon mengakui bahwa kekuatan uang menjadi faktor yang berpengaruh terhadap olahraga ini. HRT sudah menyatakan mundur dari Formula 1 pada akhir musim ini setelah gagal menemukan pembeli.
“Saya rasa olahraga ini memang punya beberapa hal terkait biaya untuk membuat nilai hiburannya menjadi lebih tinggi, karena itu yang benar-benar akan membantu kami. Formula 1 mendapat keuntungan hak siar yang tinggi, tetapi kami hanya mendapat 1,2 persen, jadi itu bukan aset yang siap kami jual ke sponsor.”
“Jika Anda melihat pada sejumlah sponsor yang terkait dengan tim kami, mereka melakukan bisnis dengan kami karena itu menguntungkan bagi mereka dari segi bisnis. Ini pendekatan yang berbeda, tetapi pada tahun pertama kami mendatangkan banyak merek yang belum pernah masuk ke Formula 1 dan saya bangga.”
“Saya lebih bangga lagi setelah mereka tetap bertahan bersama kami,” ia menuturkan.
Add to Cart