Senin, 05 November 2012

Wiranto Optimis Hanura Lolos Verifikasi Faktual


INILAH.COM, Jakarta - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yakin bisa lolos verifikasi faktual yang dilakukan KPU Pusat walau saat verifikasi hari pertama, quota perempuan dalam kepengurusan DPP masih dianggap kurang.

“Saya sangat yakin Partai Hanura akan lolos verifikasi faktual yang baru saja dilakukan oleh KPU. Karena dari tiga point krusial dalam verifikasi faktual itu, Partai Hanura tidak ada persoalan. Memang masih ada 6 pengurus DPP Partai Hanura dari kalangan perempuan yang tidak bisa hadir. Tapi KTP dan kartu anggota keenam pengurus dari keterwakilan perempuan itu sudah kami serahkan,” kata Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto di kantor DPP Hanura, Jakarta, Senin (5/11/2012).

Wiranto berjanji akan menuntaskan kekurangan itu. Mereka yang tidak hadir saat verifikasi faktual oleh KPU, akan dihadirkan di kantor KPU.

“Saya pastikan, Partai Hanura akan segera menghadirkan atau melaporkan keenam pengurus yang belum sempat hadir itu kepada KPU sesuai jadwal yang telah ditentukan,” tandas Wiranto.

Wiranto mengatakan, ketidak hadiran tersebut bukan unsur kesengajaan. Bukan juga nama fiktif yang hanya dibuat di atas kertas saja.

“Mereka keluar kota karena memang ada pekerjaan masing-masing. Tapi sekali lagi, kami pastikan mereka akan segera hadir ke KPU,” tandasnya.

Verifikasi KPU di Hanura dipimpin komisioner Sigit Pamungkas. Tiga poin yang dicek yaitu mengenai kepengurusan inti yang terdiri atas ketua, sekretaris, dan bendahara. Kedua, soal domisili kantor DPP, dan ketiga terkait quota 30 persen keterwakilan perempuan dalam kepengurusan partai.

“Ketiga poin itu harus sesuai dengan data administrasi yang dimiliki KPU,” kata Sigit.

Dua point verifikas dinyatakan benar oleh KPU, yaitu terkait kepengurusan DPP dan keberadaan kantor. “Dinyatakan benar verifikasi faktual terkait poin kepengurusan parpol,” ujar Sigit.

Partai Hanura memiliki 27 orang perempuan dari total jumlah kepengurusan. “Dari 27 orang itu, yang hadir baru 21 orang, sedangkan 6 lagi izin tidak hadir,” kata Sigit.

KPU meminta enam orang perempuan tersebut melapor ke KPU dalam waktu dekat ini. “Yang enam orang, KTA dan KTP-nya ada dan diserahkan ke kami, tapi orangnya tidak hadir. Jadi kami minta kepada yang enam orang perempuan ini untuk segera menghadap ke KPU hari ini atau besok,” kata dia.[jat]


Add to Cart