INILAH.COM, Valencia - Pebalap Honda, Casey Stoner, merasa aneh jelang MotoGP Valencia, yang akan menjadi balapan terakhirnya sebelum pensiun dari olahraga balap motor paling elit tersebut.
Stoner berhasil mewujudkan ambisinya di penghujung karir, yakni memenangi balapan di tanah kelahirannya, Australia, pada balapan dua pekan lalu. Kini pada balapan pamungkas yang digelar hari Minggu
(11/11/12), ia sama sekali tak punya target.
“Perasaannya campur aduk, tetapi seperti yang saya bilang sebelumnya,
ini bukan keputusan yang saya ambil hanya dalam sebulan. Saya sudah
tahu sejak lama bahwa ini akan menjadi balapan terakhir saya. Tak
terlalu banyak emosi, kami tahu apa arti keputusan tersebut,” ujarnya
seperti dilansir Autosport.
“Kami akan menghadapi balapan ini seperti balapan-balapan sebelumnya,
memberikan yang terbaik dan menanti apa yang kami rasakan setelah
itu.”
“Memang sedikit berbeda rasanya memasuki balapan tanpa mengejar target
juara maupun persiapan untuk musim depan, jadi rasanya akan berbeda
dengan apa yang sudah saya alami sebelumnya. Tetapi secara umum, kami
masih cukup bagus untuk balapan ini. Saya takkan mengetahui rasanya
sampai hari Senin nanti,” Stoner menambahkan.
Perpisahan Stoner di Australia berjalan lancar. Ia keluar sebagai
juara dan dirayakan oleh ribuan penonton yang menonton langsung
balapan tersebut. Ini sekaligus keenamkalinya secara beruntun Stoner
memenangi balapan di sana.
“Fantastis rasanya melihat banyak orang turun untuk menyaksikan
balapan terakhir saya di sana, dukungan yang saya dapat sepanjang
akhir pekan lalu dan mengakhirinya dengan kemenangan, ini ibarat
dongeng,” ia menjelaskan.
“Saya merasakan tekanan yang cukup besar dan meski kami tahu kami
lebih cepat selama akhir pekan tersebut, Anda takkan tahu apa yang
bisa terjadi dalam balapan. Rasanya gugup, saya tak tahu apa yang
bakal terjadi dan saya hanya berdoa agar cucacanya seperti tahun lalu,
turun hujan di beberapa lap terakhir menjelang balapan.”
“Pada akhirnya segalanya berjalan lancar bagi kami. Bagi saya,
berhasil menang di sana menghilangkan beban di pundak saya (jelang
balapan di Valencia),” ia mengakhiri.
Add to Cart