Kamis, 29 November 2012

Perludem: Dana Parpol di APBN Perlu Ditambah


INILAH.COM, Jakarta - Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) meminta dana partai politik yang diberikan melalui APBN, perlu ditambah. Dana dari APBN sekarang ini, dinilai tidak cukup.

Direktur Perludem Didik Supriyanto menjelaskan, setiap tahunnya dana bantuan dari APBN tidak berarti sama sekali. Untuk itu, partai seenaknya saja mengelola. Apalagi, partai akan mencari sumber dana di luar.

"PAN itu kita perkirakan setahun 52 Milyar, tapi dia cuma dapat 677 juta, jadi kecil sekali. Karena kecil, maka sebetulnya dana dari APBN ini tidak berati apa-apa, karena itu, mereka mengelola dengan seenaknya saja," katanya dalam acara diskusi dan peluncuran buku 'Bantuan Keuangan Partai Politik', di Jakarta, Kamis (28/11/2012).

Atas dasar itulah, tambah Didik, Perludem merekomendasikan agar bantuan keuangan parpol dinaikkan hingga 5 persen dari sebelumnya hanya 1,3 persen.

Namun demikian, penambahan bantuan keuangan ini bukanlah tanpa syarat. Parpol harus bisa transparan dengan melaporkan setiap kegiatan berikut anggarannya secara terbuka.

"Kita coba agar ini dinaikkan untuk tahun 2012 mungkin bisa sampai 5 persen. Tapi jangan sampai lebih dari 5 persen, dari 1,32 persen menjadi 5 persen saya kira sudah besar itu," katanya.

Didik juga mengatakan, jika dilihat dari perbandingannya, total dana yang diberikan kepada parpol yang sebesar 92 miliar itu sangatlah kecil, yang berarti hanya 0,0007 persen dari total APBN yang sekitar Rp 1.300 Triliun. [gus]


Add to Cart