INILAH.COM, Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku tak besar kelapa dengan hasil survei Indonesia Network Election Survey (INES) yang menyebutkan Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa sebagai Capres non-Jawa yang berpeluang di 2014.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, Taufik Kurniawan mengatakan, hasil survei INES merupakan cerminan keinginan masyarakat saat ini.
"Hasil survei INES terakhir menunjukkan peningkatan popularitas Pak Hatta dan PAN. Paling tidak survei ini bisa memberikan data yang objektif terkait mentalitas lembaga survei itu sendiri," ujar Taufik di Gedung DPR, Senayan, Senin (19/11/2012).
Menurutnya, meski elektabilitas Hatta saat ini mengalami kenaikan, namun PAN tidak akan besar kepala dengan hasil ini. Bahkan dengan hasil ini akan semakin memantapkan kerja seluruh kader untuk memenangkan PAN dan Hatta di 2014.
"PAN meskipun meningkat hasil survei tapi kita tetap dengan segala kerendahan hati tetap berharap dukungan masyarakat. Dan apa yang disurvei oleh lembaga survei menjadi cerminan objektif yang ada di masyarakat," imbuhnya.
Taufik mengatakan, hasil survei tidak bisa dijadikan keyakinan keberhasilan, namun survei ini adalah salah satu indikator untuk memberikan semangat bagi seluruh kader PAN.
"Apapun kita melihat bahwa survei adalah salah satu indikator saja. Sehingga tentunya kita tetap secara konsolidasi sesuai arahan ketua umum kita akan terus bekerja. Memang kader pan di tingkat pusat terus bergerilya semua kita serahkan kepada masyarakat," jelasnya. [tjs]
Sebagaima diberitakan, Hatta Rajasa ditempatkan sebagai capres yang memiliki peluang terbesar dari beberapa tokoh etnis non-Jawa dalam Pilpres 2014. Hatta Rajasa menjadi tokoh etnis non-Jawa yang kuat secara elektoral dengan 28,6% dibandingkan sejumlah nama tokoh etnis non-Jawa yang disebut. [tjs]
Add to Cart