INILAH.COM, Jakarta - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Lokon di Tomohon belum perlu mengungsi. Namun dirinya berharap kepada warga agar tidak melakukan aktifitas di radius 2,5 kilometer dari kawah Tompaluan.
"Kami memberikan apresiasi kepada para petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara dan BPBD Kota Tomohon yang berada di lokasi pascaletusan. Mereka melakukan pemantauan dan antisipasi yang diperlukan," kata Sutopo di Manado, Minggu (11/11/2012).
Menurutnya hingga kini status Gunung Lokon masih siaga level III sejak ditetapkan status awas pada Sabtu (10/11/2012) kemarin.
"Sampai saat ini Gunung Lokon masih sering meletus dan belum stabil. Dari rangkaian letusan yang terjadi tidak ada korban jiwa," ungkapnya.
Secara visual tampak asap dari kawah Tompaluan putih tipis hingga sedang, dengan ketinggian 25-200 meter.
Tercatat gempa vulkanik dalam sebanyak 30 kali, gempa vulkanik dangkal 142 kali, gempa embusan sebanyak dan delapan kali serta tremor terus-menerus dengan amplituda dua milimeter.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Bandung telah melaporkan ke BNPB bahwa terjadi letusan Gunung Lokon pada 13.43 WITA.
Ketinggian debu letusan diperkirakan 600 meter dari kawah Tompaluan, dan tertiup angin ke arah Utara.
Suara dentuman terdengar hingga ke Pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu di Kakaskasen yang berjarak enam kilometer. [ANT]
Add to Cart