Rabu, 21 November 2012

Alonso Tanpa Misi Balas Dendam di Seri Pamungkas


INILAH.COM, Sao Paulo - Tak ada misi balas dendam yang diusung pebalap Ferrari, Fernando Alonso, jelang seri terakhir Formula 1 2012 Gran Prix Brasil, Minggu (25/11/12).


Alonso saat ini terpaut 13 poin dari pemuncak klasemen pebalap, Sebastian Vettel dari Red Bull Racing. Situasi ini mirip dengan situasi seri terakhir Formula 1 2010 yang digelar di Abu Dhabi.


Kala itu, Alonso berpeluang besar meraih gelar juara dengan mengantongi keunggulan delapan poin dari rekan Vettel, Mark Webber, dan 15 poin dari Vettel sendiri. Namun kesalahan strategi yang dibuat Ferrari membuat Alonso justru finis di tempat ketujuh, sementara Vettel menjadi nomor satu sekaligus merebut gelar juara dunia.


Jelang seri yang digelar di Autodromo Jose Carlos Pace, pebalap asal Spanyol itu membuang jauh-jauh misi pribadi.


“Apakah kemenangan ini akan mejadi balas dendam untuk musim 2010 di Abu Dhabi. Tidak, saya rasa itu semata-mata hanya akan mejadi kebahagiaan bagi kami, sebagaiman bagi 99 persen orang lain, kecuali mungkin Red Bull,” ujarnya seperti dilansir Sky Sports.


“Ferrari adalah hal ayng istimewa, semua orang memberikan 100 persen bahkan lebih, karena mereka merasa seperti anggota keluarga,” ia menambahkan.


Jika Alonso menjadi juara di Brasil, Vettel hanya butuh finis keempat untuk menjadi juara dunia. Sementara jika Vettel gagal finis, Alonso minimal harus finis ketiga untuk menjadi juara.


“Ada 71 lap tersisa yang akan menentukan hasil akhirnya. Usaha selama berbulan-bulan akan ditentukan oleh waktu yang sangat singkat. Lalu apa yang terjadi, terjadilah. Yang terpenting adalah kami melakukan segalanya sebaik mungkin. Setelah itu, tinggal keberuntungan saja,” katanya.


“Kami tahu tempat di podium saja tidak cukup (untuk menjadi juara). Saya punya kepercayaan kepada diri sendiri dan kepada tim dan kami akan berjuang hingga akhir,” ia mengakhiri.


Add to Cart